Arghh liburan lama membuat galau.
Ni lirik lagu yang akan gue posting bener-bener bagus banget.
So sweet banget deh. Biasanya sih ni lagu ada kalo pas wedding gitu.
My Endless Love dinyanyikan oleh Mariah Carey (My favourite artist, she have a good voice) feat Luther Vandross. Merinding gue ndengerin suaranya,, amazing banget.
Ni lirik lagunya, monggo..
My love,
There's only you in my life
The only thing that's bright
My first love,
You're every breath that I take
You're every step I make
And I
(I-I-I-I-I)
I want to share
All my love with you
No one else will do...
And your eyes
Your eyes, your eyes
They tell me how much you care
Ooh yes, you will always be
My endless love
Two hearts,
Two hearts that beat as one
Our lives have just begun
Forever
(Ohhhhhh)
I'll hold you close in my arms
I can't resist your charms
And love
Oh, love
I'll be a fool
For you,
I'm sure
You know I don't mind
Oh, you know I don't mind
'Cause you,
You mean the world to me
Oh
I know
I know
I've found in you
My endless love
Oooh-woow
Boom, boom
Boom, boom, boom, boom, booom
Boom, boom, boom, boom, boom
Oooh, and love
Oh, love
I'll be that fool
For you,
I'm sure
You know I don't mind
Oh you know-
I don't mind
And, YES
You'll be the only one
'Cause NO one can deny
This love I have inside
And I'll give it all to you
My love
My love, my love
My endless love
Senin, 13 Februari 2012
Sabtu, 04 Februari 2012
Sup Iga Sapi dan Sayurannya
Duhhh,, tadi sebelum isya', Bumi Serasi Ungaran diguyur hujan yang cukup lama. Ups, udah sejak tadi siang jam 1'an ding, dan saat saya menulis postingan ini pun di luar rumah masih terdengar suara "Tik-tik-tik bunyi hujan diatas genteng". Hahhahahha :D
Emang si daerah Ungaran, Semarang dan sekitarnya kalo jam udah nunjukkin jam 1 siang, pasti tandanya air dari langit maksudnya air yang dari proses penguapan sungai, laut, danau dll (*inget plajaran IPA kelas 4 SD --> Siklus air) lamgsung dilimpahin ke bumi di beberapa titik tempat khususnya.
Nah oke balik ke tema.
Hujan-hujan tadi alhamdulillah diangetin dengan makan "Sup Iga Sapi dan Sayuran". Entah nggak tau namanya, tapi sih kayaknya gitu. Kalo postingan saya sebelumnya kan makanan yang beli dari luar kan, nah untuk kali ini makana asli buatan Ibu tercinta.. Hmmmm,, yummy....
Terbayang kelezatannyya, iga sapi yg direbus lama untuk ngedapetin kuah kaldunya tanpa penambah rasa buatan (****O, ***A** dll) dan untuk menghasilkan daging yang melekat di tulangnya lunak.
Arghh, butuh waktu lama emang. Saya sendiri sampe bosen juga, tapi Ibu emang sabar luar biasa Love U MOM,,. Sembari nunggu si Iga sapi yang tak berdosa dimasak, Ibu dan saya mengupas sayuran yng akan digunain sbg pelengkap lalu direbus. Sayuran itu adalah kentang, wortel, kacang merah, jagung, kembang kol, daun bawang, seledri apa lagi ya lupa.. Inget, biasanya kan kalo sayurannya tu dimasukkin ke kuahnya langsung kan? kalo ini dipisahin, jadi nanti sayurannya berada di luar.
Dan taaarrraaaaaa,, finally si iga tadi udah empuk dan subhanallah aromanyaaa....
Sungguh menggoda iman,,
Langsung Ibu nyiapin mangkuk untuk ber 5. Biasa, makan bersama keluarga terasa lebih nikmat.
Dan serving sugestionnya ternyata :
sayurannya ditata di mangkuk lalu disiram dengan kuah si iga sapi yang tak berdosa tadi.
Lalu ditaburi dengan bawang merah goreng, tomat dan pastinya menu wajib di keluarga saya adalah Sambel..
Aduuhhhh,, yakinn enak bangett.
Dingin-dingin langsung diobati dengan sup Iga + sayurannya ala Ibu yang hangat memang mak nyuss...
Dan saya lupa buat ngasih fotonya juga... hehhehehee :)
Selamat mencoba..
Emang si daerah Ungaran, Semarang dan sekitarnya kalo jam udah nunjukkin jam 1 siang, pasti tandanya air dari langit maksudnya air yang dari proses penguapan sungai, laut, danau dll (*inget plajaran IPA kelas 4 SD --> Siklus air) lamgsung dilimpahin ke bumi di beberapa titik tempat khususnya.
Nah oke balik ke tema.
Hujan-hujan tadi alhamdulillah diangetin dengan makan "Sup Iga Sapi dan Sayuran". Entah nggak tau namanya, tapi sih kayaknya gitu. Kalo postingan saya sebelumnya kan makanan yang beli dari luar kan, nah untuk kali ini makana asli buatan Ibu tercinta.. Hmmmm,, yummy....
Terbayang kelezatannyya, iga sapi yg direbus lama untuk ngedapetin kuah kaldunya tanpa penambah rasa buatan (****O, ***A** dll) dan untuk menghasilkan daging yang melekat di tulangnya lunak.
Arghh, butuh waktu lama emang. Saya sendiri sampe bosen juga, tapi Ibu emang sabar luar biasa Love U MOM,,. Sembari nunggu si Iga sapi yang tak berdosa dimasak, Ibu dan saya mengupas sayuran yng akan digunain sbg pelengkap lalu direbus. Sayuran itu adalah kentang, wortel, kacang merah, jagung, kembang kol, daun bawang, seledri apa lagi ya lupa.. Inget, biasanya kan kalo sayurannya tu dimasukkin ke kuahnya langsung kan? kalo ini dipisahin, jadi nanti sayurannya berada di luar.
Dan taaarrraaaaaa,, finally si iga tadi udah empuk dan subhanallah aromanyaaa....
Sungguh menggoda iman,,
Langsung Ibu nyiapin mangkuk untuk ber 5. Biasa, makan bersama keluarga terasa lebih nikmat.
Dan serving sugestionnya ternyata :
sayurannya ditata di mangkuk lalu disiram dengan kuah si iga sapi yang tak berdosa tadi.
Lalu ditaburi dengan bawang merah goreng, tomat dan pastinya menu wajib di keluarga saya adalah Sambel..
Aduuhhhh,, yakinn enak bangett.
Dingin-dingin langsung diobati dengan sup Iga + sayurannya ala Ibu yang hangat memang mak nyuss...
Dan saya lupa buat ngasih fotonya juga... hehhehehee :)
Selamat mencoba..
PMR asyikkk
What???
PMR??
Sama sekali nggak ada hubungannya dengan judul blog saya diatas bahkan saat kuliah pun saya tidak mengikuti KSR (semacam PMR tapi di tingkat universitas). Pernah terlintas di pikiran saya untuk ikut, tapi nggak jadi. Maklum, suasana lagi galau untuk ikut UKM mana.. Hhehhe.
Entahlah, saat saya membuka lembar demi lembar loose leaf alias kertas binder dalam binder saya yang ber-cover "Kungfu Panda" saya teringat waktu SMA dulu saya pernah mengikuti PMR. Ya, Palang Merah Remaja.
Mulai dari kelas X sampai pertengahan kelas XII saya aktif di salah satu ekskul sekolah satu ini.
Kenapa sampai pertengahan kelas XII? Jawabannya karna kelas XII sudah disibukkan dengan kegiatan tambahan mata pelajaran yg super duper padet, les dll dan tuntutan dari pihak sekolah juga kalo para siswa kelas XII "sunnah" ikut ekskul. Saya juga nggak tau kenapa saya bisa kepincut sama dunia ke-palang merahan ini.
Oke, kita flashback ke tahun sekitar 2009-2010, saya waktu itu ada kegiatan pelatihan hari senin, tepatnya saya lupa tanggal berapa dan disitu pastilah ada pelatih dari PMI Kabupaten yg menerangkan cara ngasih pertolongan pertama baik itu PP, PK dll. Dulu saya kebagian yg PP . Dan awalnya saya nggak mau masuk ke PP karna ribet nggak se simple PK, tapi entahlah saya kok dimasukkin ke PP. Itu apanya yang salah ya, apa karna waktu itu pelatihnya yang agak kurang sehat sehingga salah memasukkan saya atau apalah.. Saya sendiri berusaha ngikutin pelatihan itu dgn sedikit rasa nggak iklas (*maklum), endilalah pelatih saya waktu itu kocaknya bukan main. Empat kata buat mendeskripsikan dia : baik, konyol, lumayan cool, lebay.
Hhhahha,, jujur aja itulah yang membuat saya betah ikut pelatihan PP hari itu.. hahhahha :D
Soalnya doktrin yg udah melekat di otak saya adalah : bahwa pelatihan PP menimbulkan rasa kebosanan bahkan tingkat rasa penat sudah mencapai titik ekivalen. Tapi doktrin itu langsung melted begitu ngeliat muka si pelatih yang konyol.. Hehe, maaf ya mas *****r. :)
And, mengenai apa itu PMR, pasti kalian udah pada tau kan ya?
Kalau di high school saya dulu (*halah lebay) maksudnya SMA dulu, PMR sekolah punya nama yaitu : Ganesha Dwipa. Entahlah, saya juga tidah tahu mengapa namanya Ganesha Dwipa. Hihihihi..
Usut punya usut, nama ekskul formal di sekolah saya seperti OSIS, MPK, Tonti (semacam paskibraka), PMR menggunakan kata "Ganesha". Ya iyalah, secara emblem smansa juga lambang sang gajah, Dewa pendidikan yang disebut Ganesha gitu...
Buat yang ingin tahu nih all about PMI or PMR, saya ada beberapa catetan yg masih tertulis rapi di kertas binder saya yg akan saya posting ... Cekidot..
Tujuh Prinsip Palang Merah dan Bulan Sabit Merah :
1. Kemanusiaan
2. Kesamaan
3. Kenetralan
4. Kemandirian
5. Kesukarelaan
6. Kesatuan
7. Kesemestaan
Dan 7 prinsip ini mutlak dipegang guys, karna apa? PMR wajib memiliki rasa kemanusiaan antar sesama, mereka nggak pandang bulu mau nolong siapa aja. Bagi mereka mendahulikan kepentingan orang lain adalah wajib ain daipada kepentingan diri sendiri. Seperti contoh para tenaga medis sepert dokter, bidan, perawat dll. Tapi ada juga ding, dokter yang seenaknya sendiri.. hehhehe..
Then, nggak lengkap rasanya kalau saya nggak mem-posting Tri bhakti PMR. Maka saya posting sekalian aja. Nih,,
Tri Bhakti PMR :
1. Berbakti dan mengabdi kepada masyarakat
2. Meningkatkan ketrampilan dan memelihara kebersihan serta kesehatan
3. Menjalin persahabatan nasional dan internasional
Dan anak- anak PMR pun kudu punya jiwa sosial yang tinggi, tanpa itu mereka akan bersikap acuh tak acuh terhadap kondisi lingkungan sekitar karna toh kita nantinya bakan mengabdi kepada masyarakat. Apalagi paramedis, tugas mereka adalah mengabdi kpd masyarakat. Hahahha,, Jujur saja saya dulu emang pengen kuliah di bidang kesehatan tapi malah nyasar di biology..
What ever lah,, tapi itulah tujuan masing-masing orang.
So, yg ingin menjadi tenaga paramedis. Mulailah mempunyai jiwa sosial yg tinggi, junjung rasa persaudaraan antar sesama, care, tanpa pamrih, berbakti dan mengabdi kpada masyarakat. Bukan karna atas dasar uang dan jabatan kita melakukan pekerjaan itu, tapi karna rasa kemanusiaan dan kesolidaritasan.
Memiliki rasa kemanusiaan dan kesolidaritasan itu nggak harus dengan ikut PMR atau sebagainya, tapi hal itu muncul dari dalam diri kita sendiri. Tinggal usaha kita mau melakukan apa tidak. Tapi itulah PMR, kami dilatih untuk lebih peduli terhadap sesama, lebih mengetahui gimana to cara nolong orang yang ngalamin ini itu (First aid) dengan kondisi lingkungan tertentu.
Tetap semangat
dan maju terus untuk PMR...!!!!
Emblem PMI :
PMR??
Sama sekali nggak ada hubungannya dengan judul blog saya diatas bahkan saat kuliah pun saya tidak mengikuti KSR (semacam PMR tapi di tingkat universitas). Pernah terlintas di pikiran saya untuk ikut, tapi nggak jadi. Maklum, suasana lagi galau untuk ikut UKM mana.. Hhehhe.
Entahlah, saat saya membuka lembar demi lembar loose leaf alias kertas binder dalam binder saya yang ber-cover "Kungfu Panda" saya teringat waktu SMA dulu saya pernah mengikuti PMR. Ya, Palang Merah Remaja.
Mulai dari kelas X sampai pertengahan kelas XII saya aktif di salah satu ekskul sekolah satu ini.
Kenapa sampai pertengahan kelas XII? Jawabannya karna kelas XII sudah disibukkan dengan kegiatan tambahan mata pelajaran yg super duper padet, les dll dan tuntutan dari pihak sekolah juga kalo para siswa kelas XII "sunnah" ikut ekskul. Saya juga nggak tau kenapa saya bisa kepincut sama dunia ke-palang merahan ini.
Oke, kita flashback ke tahun sekitar 2009-2010, saya waktu itu ada kegiatan pelatihan hari senin, tepatnya saya lupa tanggal berapa dan disitu pastilah ada pelatih dari PMI Kabupaten yg menerangkan cara ngasih pertolongan pertama baik itu PP, PK dll. Dulu saya kebagian yg PP . Dan awalnya saya nggak mau masuk ke PP karna ribet nggak se simple PK, tapi entahlah saya kok dimasukkin ke PP. Itu apanya yang salah ya, apa karna waktu itu pelatihnya yang agak kurang sehat sehingga salah memasukkan saya atau apalah.. Saya sendiri berusaha ngikutin pelatihan itu dgn sedikit rasa nggak iklas (*maklum), endilalah pelatih saya waktu itu kocaknya bukan main. Empat kata buat mendeskripsikan dia : baik, konyol, lumayan cool, lebay.
Hhhahha,, jujur aja itulah yang membuat saya betah ikut pelatihan PP hari itu.. hahhahha :D
Soalnya doktrin yg udah melekat di otak saya adalah : bahwa pelatihan PP menimbulkan rasa kebosanan bahkan tingkat rasa penat sudah mencapai titik ekivalen. Tapi doktrin itu langsung melted begitu ngeliat muka si pelatih yang konyol.. Hehe, maaf ya mas *****r. :)
And, mengenai apa itu PMR, pasti kalian udah pada tau kan ya?
Kalau di high school saya dulu (*halah lebay) maksudnya SMA dulu, PMR sekolah punya nama yaitu : Ganesha Dwipa. Entahlah, saya juga tidah tahu mengapa namanya Ganesha Dwipa. Hihihihi..
Usut punya usut, nama ekskul formal di sekolah saya seperti OSIS, MPK, Tonti (semacam paskibraka), PMR menggunakan kata "Ganesha". Ya iyalah, secara emblem smansa juga lambang sang gajah, Dewa pendidikan yang disebut Ganesha gitu...
Buat yang ingin tahu nih all about PMI or PMR, saya ada beberapa catetan yg masih tertulis rapi di kertas binder saya yg akan saya posting ... Cekidot..
Tujuh Prinsip Palang Merah dan Bulan Sabit Merah :
1. Kemanusiaan
2. Kesamaan
3. Kenetralan
4. Kemandirian
5. Kesukarelaan
6. Kesatuan
7. Kesemestaan
Dan 7 prinsip ini mutlak dipegang guys, karna apa? PMR wajib memiliki rasa kemanusiaan antar sesama, mereka nggak pandang bulu mau nolong siapa aja. Bagi mereka mendahulikan kepentingan orang lain adalah wajib ain daipada kepentingan diri sendiri. Seperti contoh para tenaga medis sepert dokter, bidan, perawat dll. Tapi ada juga ding, dokter yang seenaknya sendiri.. hehhehe..
Then, nggak lengkap rasanya kalau saya nggak mem-posting Tri bhakti PMR. Maka saya posting sekalian aja. Nih,,
Tri Bhakti PMR :
1. Berbakti dan mengabdi kepada masyarakat
2. Meningkatkan ketrampilan dan memelihara kebersihan serta kesehatan
3. Menjalin persahabatan nasional dan internasional
Dan anak- anak PMR pun kudu punya jiwa sosial yang tinggi, tanpa itu mereka akan bersikap acuh tak acuh terhadap kondisi lingkungan sekitar karna toh kita nantinya bakan mengabdi kepada masyarakat. Apalagi paramedis, tugas mereka adalah mengabdi kpd masyarakat. Hahahha,, Jujur saja saya dulu emang pengen kuliah di bidang kesehatan tapi malah nyasar di biology..
What ever lah,, tapi itulah tujuan masing-masing orang.
So, yg ingin menjadi tenaga paramedis. Mulailah mempunyai jiwa sosial yg tinggi, junjung rasa persaudaraan antar sesama, care, tanpa pamrih, berbakti dan mengabdi kpada masyarakat. Bukan karna atas dasar uang dan jabatan kita melakukan pekerjaan itu, tapi karna rasa kemanusiaan dan kesolidaritasan.
Memiliki rasa kemanusiaan dan kesolidaritasan itu nggak harus dengan ikut PMR atau sebagainya, tapi hal itu muncul dari dalam diri kita sendiri. Tinggal usaha kita mau melakukan apa tidak. Tapi itulah PMR, kami dilatih untuk lebih peduli terhadap sesama, lebih mengetahui gimana to cara nolong orang yang ngalamin ini itu (First aid) dengan kondisi lingkungan tertentu.
Tetap semangat
dan maju terus untuk PMR...!!!!
Emblem PMI :
dan ini adalah PIN PMR Smansa "Ganesha Dwipa"
Kamis, 02 Februari 2012
Get ur dreams mayang !!!
Entahlah, abis pengumuman yudisium saya kok malah jadi sering bimbang, galau.
Oke mungkin IP saya tercapai targetnya, tapi jujur aja saya secara pribadi belum merasa puas terhadap hasil yang sudah saya capai selama 1 semester. Iya, memang manusia tidak pernah merasa puas dengan apa yang dimilikinya, termasuk saya.
Dan voila, saya sendiri agak iri melihat IP temen saya bisa cumlaude padahal jujur saja bukan maksud saya mau menjelek-jelekkan keburukan dia atau gimana, tapi laporan aja dia setengah setengah ngerjainnya, di kelas juga dia biasa-biasa aja atau apalah itu dan dia pun sendirinya bilang : "padahal saya kalau kuliah ya ngantuk, laporan dapat nilai standart, kerjaan cuma tidur tapi kenapa bisa dapet Cumlaude?"
Entahlah, di benak saya timbul bermilyar-milyar pertanyaan. Beberapa diantaranya adalah : Kok bisa ya? Apa emang istilah "Orang bejo emang kalah sama orang pinter?
Selain itu apa memang pas semester 1 ini saya mendapat jatah dosen yang pelit-pelit nilai. Ditambah lagi ada salah satu perkataan teman saya yang menyebut asdos rombel saya : "asdos kok berat ngasih nilai 9 keatas". Memang, asdos di rombel saya jarang menulis atau menberikan nilai 9 pda laporan mahasiswanya, tapi alhamdulillah laporan saya ada yg mendapat 90..
Wallahu 'alam.
ALLAH SWT tahu apa yang terbaik buat saya ke depannya. Mungkin untuk saat ini bukan rezeki saya untuk mendapat IP cumlaude.Dan ALLAH nggak pernah tidur, Dia juga maha adil dan maha melihat.
Apapun itu, semester 2 harus lebih baik lagi mayang !!!
Inget kata Pak Mario Teguh : "Target itu kita lakukan bukan untuk dicapai, tapi dilampaui. Karna kalau kita mencapainya, menjadikan kita manusia yang rata-rata."
Memang bener banget this Quote from Pak Mario, makasih ya Pak udah bisa membangkitkan semangatku yang mulai agak kendur ini.
Mulai saat ini, semester depan awali dengan niat Bismillahhirrahmanirrohim dalam diri sendiri bahwa AKU PASTI BISA (*jadi inget backsong iklan salah satu produk susu).
1 lagi kalimat penambah semangat saya yang saya kutip dari majalah BULBUS (majalah jurusan biologi) edisi berapa saya juga lupa bahwasanya :
"Kesempatan sekecil apapun menunjukkan masih adanya harapan"
Nggak hanya itu aja yang bisa memacu semangat saya buat semeser depan adaalh dorongan dari IBU, BAPAK, ADEK, TEMEN BAIK yg selalu ada disaat saya butuhkan, bukan menjauhi disaat saya susah..
Makasih yaaaa...
Intinya semester depan Lampaui target kamu Mayang, inget apa kata pak Mario Teguh.
Keep Fighting dan awali dengan niat baik !!!! ^_^
Oke mungkin IP saya tercapai targetnya, tapi jujur aja saya secara pribadi belum merasa puas terhadap hasil yang sudah saya capai selama 1 semester. Iya, memang manusia tidak pernah merasa puas dengan apa yang dimilikinya, termasuk saya.
Dan voila, saya sendiri agak iri melihat IP temen saya bisa cumlaude padahal jujur saja bukan maksud saya mau menjelek-jelekkan keburukan dia atau gimana, tapi laporan aja dia setengah setengah ngerjainnya, di kelas juga dia biasa-biasa aja atau apalah itu dan dia pun sendirinya bilang : "padahal saya kalau kuliah ya ngantuk, laporan dapat nilai standart, kerjaan cuma tidur tapi kenapa bisa dapet Cumlaude?"
Entahlah, di benak saya timbul bermilyar-milyar pertanyaan. Beberapa diantaranya adalah : Kok bisa ya? Apa emang istilah "Orang bejo emang kalah sama orang pinter?
Selain itu apa memang pas semester 1 ini saya mendapat jatah dosen yang pelit-pelit nilai. Ditambah lagi ada salah satu perkataan teman saya yang menyebut asdos rombel saya : "asdos kok berat ngasih nilai 9 keatas". Memang, asdos di rombel saya jarang menulis atau menberikan nilai 9 pda laporan mahasiswanya, tapi alhamdulillah laporan saya ada yg mendapat 90..
Wallahu 'alam.
ALLAH SWT tahu apa yang terbaik buat saya ke depannya. Mungkin untuk saat ini bukan rezeki saya untuk mendapat IP cumlaude.Dan ALLAH nggak pernah tidur, Dia juga maha adil dan maha melihat.
Apapun itu, semester 2 harus lebih baik lagi mayang !!!
Inget kata Pak Mario Teguh : "Target itu kita lakukan bukan untuk dicapai, tapi dilampaui. Karna kalau kita mencapainya, menjadikan kita manusia yang rata-rata."
Memang bener banget this Quote from Pak Mario, makasih ya Pak udah bisa membangkitkan semangatku yang mulai agak kendur ini.
Mulai saat ini, semester depan awali dengan niat Bismillahhirrahmanirrohim dalam diri sendiri bahwa AKU PASTI BISA (*jadi inget backsong iklan salah satu produk susu).
1 lagi kalimat penambah semangat saya yang saya kutip dari majalah BULBUS (majalah jurusan biologi) edisi berapa saya juga lupa bahwasanya :
"Kesempatan sekecil apapun menunjukkan masih adanya harapan"
Nggak hanya itu aja yang bisa memacu semangat saya buat semeser depan adaalh dorongan dari IBU, BAPAK, ADEK, TEMEN BAIK yg selalu ada disaat saya butuhkan, bukan menjauhi disaat saya susah..
Makasih yaaaa...
Intinya semester depan Lampaui target kamu Mayang, inget apa kata pak Mario Teguh.
Keep Fighting dan awali dengan niat baik !!!! ^_^
Rabu, 25 Januari 2012
Anata o omou
Sakura wa saiteru, aozora ni hibi o
Kimi ni egao ga, kuraberu mono ni narenai yasashii umikaze
hama ni asobu, natsu o kimi no atatakai kokoro sabisiku omau
Naze ga watashi o, kitte kuranai
kimi ni aitai, dakishimette o kuru, eien ni futari no shiawai
ni todokeru anata o
koi no hana michiteru, kono uta wa
kioku wa yume no naka ni, anata no kagae oikakete, inochi wa
owaranai kanashii no kimi o soba ni inai, ude o tsukande
anata no kagae o oikakeru, itsumademo
Kimi ni egao ga, kuraberu mono ni narenai yasashii umikaze
hama ni asobu, natsu o kimi no atatakai kokoro sabisiku omau
Naze ga watashi o, kitte kuranai
kimi ni aitai, dakishimette o kuru, eien ni futari no shiawai
ni todokeru anata o
koi no hana michiteru, kono uta wa
kioku wa yume no naka ni, anata no kagae oikakete, inochi wa
owaranai kanashii no kimi o soba ni inai, ude o tsukande
anata no kagae o oikakeru, itsumademo
Senin, 23 Januari 2012
Tahu Baxo Ibu Pudji
Nyam-Nyam-Nyam,,, wisata kuliner lagi nih.
Kali ini saya akan memposting lagi makanan khas dari daerah saya : Ungaran.
Memang, Ungaran terkenal akan Tahu Baxo-nya. Inget ya, "Tahu Baxo" (*baca : tahu bakso). Saya sendiri kurang tau kenapa menggunakan huruf "X" pada kata baxo-nya. Mungkin untuk bahasa nge-trend nya n biar mudah diinget kali ya... hhihihi
Setiap toko di ungaran pasti akan menjual makana yang satu ini. Ibaratnya kalo Jogja dengan Gudeg-nya, Semarang dengan Lunpia-nya tapi Ungaran dengan Tahu Baxo-nya. Ada beberapa spot di Ungaran yang terkenal enak dengan Tahu Baxo-nya, tapi menurut saya yang enak hanyalah Tahu Baxo milik Ibu Pudji ini guys..
Tahu Baxo Ibu Pudji ini sekilas memang seperti batagor asli dari bandung/bogor.Tp bedanya ini tahu yang kering di masukkan adonan bakso yg terbuat dari daging sapi.. (kalau batagor kan biasanya pake ikan tenggiri).
Tahu Baxo ini dijual dalam 2 varian, yaitu Tahu Baxo yang udah digoreng dengan harga Rp 16.000,00 aja dan yang basah/belum digoreng seharga Rp 15.000,00. (*NB : harga sewaktu-waktu bisa berubah). Dengan isi masing-masing per bungkusnya adalah 10 biji. Agak mahal memang dibanding tahu baxo pada umumnya, tapi sebanding kok dengan rasa yang ditimbulkannya..
Untuk tempatnya, kalau anda sedang melintas di jalan Raya Semarang-Jogja, di daerah Ungaran tepatnya di pertigaan DPRD Semarang, beloklah ke kiri kira-kira 100 meter, tepatnya di Jl. Letjen Suprapto No. 24 Ungaran.Tapi kalo anda nggak bisa nemuinnya, cukup mudah kok, Anda bisa tanya pada orang-orang sekitar karna pasti tau dan Tahu Baxo ini sudah cukup famous dan kalau nggak, anda bisa buka GPS atau tanya di mbah google. Hhehe.. :p
Ini nih tokonya :
gimana strategis bukan?????
dan ini nih tahu baxo-nya :
Tahu Baxo ini pas dimakan pas hangat-hangat ditambah cabe rawit atau dengan cocolan saus kacang atau sambal kecap dengan ditemani teh hangat..
Kali ini saya akan memposting lagi makanan khas dari daerah saya : Ungaran.
Memang, Ungaran terkenal akan Tahu Baxo-nya. Inget ya, "Tahu Baxo" (*baca : tahu bakso). Saya sendiri kurang tau kenapa menggunakan huruf "X" pada kata baxo-nya. Mungkin untuk bahasa nge-trend nya n biar mudah diinget kali ya... hhihihi
Setiap toko di ungaran pasti akan menjual makana yang satu ini. Ibaratnya kalo Jogja dengan Gudeg-nya, Semarang dengan Lunpia-nya tapi Ungaran dengan Tahu Baxo-nya. Ada beberapa spot di Ungaran yang terkenal enak dengan Tahu Baxo-nya, tapi menurut saya yang enak hanyalah Tahu Baxo milik Ibu Pudji ini guys..
Tahu Baxo Ibu Pudji ini sekilas memang seperti batagor asli dari bandung/bogor.Tp bedanya ini tahu yang kering di masukkan adonan bakso yg terbuat dari daging sapi.. (kalau batagor kan biasanya pake ikan tenggiri).
Tahu Baxo ini dijual dalam 2 varian, yaitu Tahu Baxo yang udah digoreng dengan harga Rp 16.000,00 aja dan yang basah/belum digoreng seharga Rp 15.000,00. (*NB : harga sewaktu-waktu bisa berubah). Dengan isi masing-masing per bungkusnya adalah 10 biji. Agak mahal memang dibanding tahu baxo pada umumnya, tapi sebanding kok dengan rasa yang ditimbulkannya..
Untuk tempatnya, kalau anda sedang melintas di jalan Raya Semarang-Jogja, di daerah Ungaran tepatnya di pertigaan DPRD Semarang, beloklah ke kiri kira-kira 100 meter, tepatnya di Jl. Letjen Suprapto No. 24 Ungaran.Tapi kalo anda nggak bisa nemuinnya, cukup mudah kok, Anda bisa tanya pada orang-orang sekitar karna pasti tau dan Tahu Baxo ini sudah cukup famous dan kalau nggak, anda bisa buka GPS atau tanya di mbah google. Hhehe.. :p
Ini nih tokonya :
gimana strategis bukan?????
dan ini nih tahu baxo-nya :
Tahu Baxo ini pas dimakan pas hangat-hangat ditambah cabe rawit atau dengan cocolan saus kacang atau sambal kecap dengan ditemani teh hangat..
Hhmm,, bagi yang ingin tau lebih lanjut ini nih lokasi sekaligus CP dari toko Ibu Pudji
Tahu Baxo Ibu Pudji
Alamat: Jl Let.Jend. Suprapto, No.24, Ungaran, Semarang
Telepon: 024 – 70331711
Minggu, 22 Januari 2012
Mengantuk :(
Hoammmm,,
salah satu tanda kalau kita sedang mengantuk yang biasanya kita tak menyadarinya adalah sering menguap. Nah itu tuh salah satu tandannya karna otak kita kekurangan oksigen. Mengantuk bisa menjangkit semua kalangan tanpa pandang bulu, entah itu mulai dari Presiden besrta para Menterinya, para koruptor, bahkan sampai rakyat jelata.
Bahkan seperti saya pun juga mengalami masalah ngantuk. Ya,, saat sang dosen menjelaskan panjang dikali lebar dikali tinggi yang sama dengan luas (*maksudnya menjelaskan dengan panjang lebar) di depan, saya akui, saya juga sempat menguap berkali-kali, walaupun saya duduknya nggak dibagian pojok atau belakang,,, tapi duduk di barisan nomor 2. Apalagi kalau ada mata kuliah siang hari yang agak membosankan, pastilah kursi paling pojok dan belakang menjadi incaran teman-teman saya...
Jujur saja, saya dan teman-teman saya ingin rasanya mengatakan :
"Pak/Bu Dosen,, tau nggak sihh saya ngantuk buangett ?!"
Dan maklum saja, karna sebagai mahasiswa yang baru menginjak semester 1, pastilah disibukkan dengan penulisan laporan fisika, kimia, biologi, resume. Dan pastilah kami akan menerapkan sistem SKS, sehingga baru tidur sekitar jam 2-3 pagi. Hahhaa
Dan ini nih ternyata penyebab ngantuk itu yang dikutip dari http://blogs.itb.ac.id/sandika/2011/09/24/rasa-ngantuk/
salah satu tanda kalau kita sedang mengantuk yang biasanya kita tak menyadarinya adalah sering menguap. Nah itu tuh salah satu tandannya karna otak kita kekurangan oksigen. Mengantuk bisa menjangkit semua kalangan tanpa pandang bulu, entah itu mulai dari Presiden besrta para Menterinya, para koruptor, bahkan sampai rakyat jelata.
Bahkan seperti saya pun juga mengalami masalah ngantuk. Ya,, saat sang dosen menjelaskan panjang dikali lebar dikali tinggi yang sama dengan luas (*maksudnya menjelaskan dengan panjang lebar) di depan, saya akui, saya juga sempat menguap berkali-kali, walaupun saya duduknya nggak dibagian pojok atau belakang,,, tapi duduk di barisan nomor 2. Apalagi kalau ada mata kuliah siang hari yang agak membosankan, pastilah kursi paling pojok dan belakang menjadi incaran teman-teman saya...
Jujur saja, saya dan teman-teman saya ingin rasanya mengatakan :
"Pak/Bu Dosen,, tau nggak sihh saya ngantuk buangett ?!"
Dan maklum saja, karna sebagai mahasiswa yang baru menginjak semester 1, pastilah disibukkan dengan penulisan laporan fisika, kimia, biologi, resume. Dan pastilah kami akan menerapkan sistem SKS, sehingga baru tidur sekitar jam 2-3 pagi. Hahhaa
Dan ini nih ternyata penyebab ngantuk itu yang dikutip dari http://blogs.itb.ac.id/sandika/2011/09/24/rasa-ngantuk/
"Secara fisiologis tubuh kita mempunyai alarm yang dapat mengingatkan bahwa tubuh memerlukan istirahat yang cukup. Apabila tubuh perlu istirahat maka akan memberikan kode dalam bentuk rasa kantuk (mengantuk). Apabila dengan kode mengantuk kemudian kita beristirahat (dengan mencoba tidur), maka setelah bangun tubuh akan terasa segar. Sebab pada saat tidur tubuh akan memanfaatkan zat kelelahan (asam laktat) untuk diolah kembali di dalam hati sebagai cadangan tenaga.
Proses pengolahan kembali zat kelelahan (asam laktat) menjadi cadangan tenaga di dalam hati umumnya terjadi di malam hari antara jam 24.00 sampai dengan jam 02.00. Oleh sebab itu, seyogyanya kita memberikan kesempatan kepada tubuh agar beristirahat terutama pada saat waktu tersebut.
Mengantuk juga dapat menunjukkan bahwa otak sedang kekurangan oksigen. Oksigen dibutuhkan oleh sel-sel otak untuk melakukan aktifitas rutin sehari-hari. Apabila oksigen yang beredar di darah kurang mencukupi kebutuhan metabolisme dasar, maka otakpun akan kekurangan oksigen. Gejala yang ditunjukkan adalah mengantuk.
Kadar gula di dalam darah secara normal adalah di atas 80 mg/dl. kekurangan gula di dalam darah bila kadarnya kurang dari 80 mg/dl maka akan menimbulkan gejala mengantuk. Sebab untuk melakukan aktivitas secara normal, maka otak hanya mengandalkan pengiriman gula dari aliran darah. Otak tidak mempunyai kemampuan untuk menyimpan gula sebagai cadangan energy. Akibatnya, apabila kadar gula darah turun di bawah 80 mg/dl, maka tubuh akan memberikan sinyal berupa rasa mengantuk.
Selanjutnya lensa mata yang mengalami myopia (mata minus), apabila tidak dikoreksi sesuai kebutuhan mata, maka akan menyebabkan mata mudah lelah dan memudahkan mengantuk saat kita sedang membaca.
Kekurangan zat besi di dalam konsumsi makanan kita akan menyebabkan gangguan pembentukan sel darah merah (eritrosit, hemoglobin). Akibatnya tubuh mengalami anemia. Salah satu fungsi hemoglobin adalah mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Apabila alat pengangkutnya kurang maka oksigen yang beredar termasuk yang ke otak akan berkurang. Dengan demikian kekurangan zat besi akan menyebabkan mudah mengantuk.
Kekurangan Biotin juga dapat menyebabkan mengantuk. Biotin adalah vitamin B yang diperlukan untuk metabolisme lemak dan karbohidrat.
Biotin ditemukan dalam berbagai makanan dan sumber yang mengandung banyak biotin adalah hati, ginjal, pankreas, telur, susu, ikan dan kacang-kacangan.
Biotin ditemukan dalam berbagai makanan dan sumber yang mengandung banyak biotin adalah hati, ginjal, pankreas, telur, susu, ikan dan kacang-kacangan.
Kekurangan vitamin ini sangat tidak mungkin terjadi pada orang-orang yang asupan makanannya seimbang. Tetapi mengkonsumsi telur mentah selama beberapa minggu dapat menyebabkan kekurangan biotin karena telur mentah mengandung suatu bahan yang mengikat biotin dalam tubuh sehingga mencegah penyerapannya."
Beberapa penyebab rasa kantuk yang berlebihan antara lain sebagai berikut, seperti dikutip dari The Sun, Rabu (24/8/2011).
1. Kurang tidur
Masalah utama yang menyebabkan orang selalu mengantuk adalah kurang tidur, baik karena sedang banyak pekerjaan atau karena alasan lain. Stres juga bisa menyebabkan orang susah tidur di malam hari lalu mengantuk di siang harinya, demikian juga berbagai gangguan kesehatan seperti sering pipis, refluks asam lambung serta nyeri dada.
2. Kebiasaan tidur sembarangan
Manusia memiliki siklus yang mengatur kapan harus mengantuk dan kapan harus terjaga. Siklus ini bisa terganggu oleh kebiasaan tidur sembarangan atau tidak direncanakan, baik waktunya, tempatnya maupun suasananya. Contohnya tertidur saat menonton televisi atau saat berbaring santai di sofa.
3. Ngorok
Jika kebutuhan untuk tidur selama 7-8 jam dalam sehari sudah terpenuhi namun tetap merasa mengantuk, maka kemungkinan besar tidurnya tidak berkualitas. Kualitas tidur bisa berkurang akibat ngorok, sebab saluran napasnya tersumbat dan selama tidur tubuh tidak mendapat sulai oksigen yang cukup.
4. Efek samping obat
Beberapa jenis obat seperti antialergi dan antidepresan memiliki efek samping mengatuk, sehingga tidak dianjurkan untuk diminum saat mengendarai kendaraan bermotor atau menjalankan mesin. Namun jika rasa kantuknya sampai mengganggu aktivitas lainnya, konsultasikan ke dokter untuk diganti dengan obat lain.
5. Kerja shift malam
Sepulang dari kerja shift malam, biasanya orang tidur pada siang harinya. Meski jika ditotal jumlah waktu tidurnya mencukupi, kadang-kadang orang tersebut mASih mengantuk. Hal ini disebabkan oleh terganggunya jam biologis, terutama jika terlalu sering berganti shift antara siang dan malam.
6. Narcolepsy
Penyakit yang tergolong langka ini menyebabkan penderitanya tiba-tiba merasa letih, kadang disertai kelumpuhan otot secara mendadak. Penderitanya juga bisa tiba-tiba pingsan saat berjalan atau saat mengalami lonjakan emosi yang meluap-luap, misalnya saat tertawa atau menangis. Meski cukup ekstrem, narcolepsy bisa disembuhkan dengan obat-obatan.
7. Gegar otak
Jika dalam 2x24 jam merasakan kantuk berlebihan disertai benjolan di kepala, sebaiknya periksakan diri ke rumah sakit terutama jika sebelumnya pernah mengalami benturan di kepala. Komplikasi gegar otak kadang-kadang tidak hanya ditandai dengan rasa mual, tetapi bisa juga memicu rasa kantuk.
1. Kurang tidur
Masalah utama yang menyebabkan orang selalu mengantuk adalah kurang tidur, baik karena sedang banyak pekerjaan atau karena alasan lain. Stres juga bisa menyebabkan orang susah tidur di malam hari lalu mengantuk di siang harinya, demikian juga berbagai gangguan kesehatan seperti sering pipis, refluks asam lambung serta nyeri dada.
2. Kebiasaan tidur sembarangan
Manusia memiliki siklus yang mengatur kapan harus mengantuk dan kapan harus terjaga. Siklus ini bisa terganggu oleh kebiasaan tidur sembarangan atau tidak direncanakan, baik waktunya, tempatnya maupun suasananya. Contohnya tertidur saat menonton televisi atau saat berbaring santai di sofa.
3. Ngorok
Jika kebutuhan untuk tidur selama 7-8 jam dalam sehari sudah terpenuhi namun tetap merasa mengantuk, maka kemungkinan besar tidurnya tidak berkualitas. Kualitas tidur bisa berkurang akibat ngorok, sebab saluran napasnya tersumbat dan selama tidur tubuh tidak mendapat sulai oksigen yang cukup.
4. Efek samping obat
Beberapa jenis obat seperti antialergi dan antidepresan memiliki efek samping mengatuk, sehingga tidak dianjurkan untuk diminum saat mengendarai kendaraan bermotor atau menjalankan mesin. Namun jika rasa kantuknya sampai mengganggu aktivitas lainnya, konsultasikan ke dokter untuk diganti dengan obat lain.
5. Kerja shift malam
Sepulang dari kerja shift malam, biasanya orang tidur pada siang harinya. Meski jika ditotal jumlah waktu tidurnya mencukupi, kadang-kadang orang tersebut mASih mengantuk. Hal ini disebabkan oleh terganggunya jam biologis, terutama jika terlalu sering berganti shift antara siang dan malam.
6. Narcolepsy
Penyakit yang tergolong langka ini menyebabkan penderitanya tiba-tiba merasa letih, kadang disertai kelumpuhan otot secara mendadak. Penderitanya juga bisa tiba-tiba pingsan saat berjalan atau saat mengalami lonjakan emosi yang meluap-luap, misalnya saat tertawa atau menangis. Meski cukup ekstrem, narcolepsy bisa disembuhkan dengan obat-obatan.
7. Gegar otak
Jika dalam 2x24 jam merasakan kantuk berlebihan disertai benjolan di kepala, sebaiknya periksakan diri ke rumah sakit terutama jika sebelumnya pernah mengalami benturan di kepala. Komplikasi gegar otak kadang-kadang tidak hanya ditandai dengan rasa mual, tetapi bisa juga memicu rasa kantuk.
Nah kalo bagi kami, mahasiswa penyebab yang paling masuk akal tu ya alesan 1 karna kurang tidur. Selain itu kita juga bisa nih ngilangin ngantuk tersebut dengan :
1. Makan permen
Sediakan permen di saku anda, meskipun makan di dalam kelas itu dilarang, tapi at least pasti nggak bisa dipungkiri pasti kalian juga akan makan permen kok. Apalagi ada beberapa dosen yang emang ngebolehin mahasiswanya makan permen daripada ngantuk dan ujung-ujungnya bakalan nggak fokus nerima materi kuliah jam itu.
2. Cuci muka
Alternatif kedua mutlak dicoba nih guys. Tapi so far, saya nggak pernah cuci muka ketika rasa ngantuk itu melanda diri saya dissaat jam kuliah atau pelajaran. Tapi ini beneran dapat mata kita serasa melek lagi guys.
3. Perhatikan keadaan (teman-teman) sekelilingnya
4. Lihat keluar kelas atau bisa izin keluar kelas sebentar untuk ke toilet,
Misalnya bisa untuk melakukan peregangan ringan di toilet atau juga bisa melakukan refleksi pengamatan, maksudnya ketikan kita berjalan menuju/dari kelas saat mau/dari toilet coba amati taman/ tanaman di sekelilingnya. Menurut pengalaman saya, terapi pengamatan ini bisa mengurangi kejenuhan di kelas. Misalnya nih, di kelas paling cuma ada ya kayak gituan lah seperti kelas pada umumnya dan terkesan monoton tanpa warna yang menarik, ketika kita keluar memandang misalnya taman, pasti mata kita akan terasa fresh lagi. Tapi harus inget, ketika izin jangan pake LAMA. Bukannya izin mau relaksasi mata, tapi mlah ke kantin.
Misalnya bisa untuk melakukan peregangan ringan di toilet atau juga bisa melakukan refleksi pengamatan, maksudnya ketikan kita berjalan menuju/dari kelas saat mau/dari toilet coba amati taman/ tanaman di sekelilingnya. Menurut pengalaman saya, terapi pengamatan ini bisa mengurangi kejenuhan di kelas. Misalnya nih, di kelas paling cuma ada ya kayak gituan lah seperti kelas pada umumnya dan terkesan monoton tanpa warna yang menarik, ketika kita keluar memandang misalnya taman, pasti mata kita akan terasa fresh lagi. Tapi harus inget, ketika izin jangan pake LAMA. Bukannya izin mau relaksasi mata, tapi mlah ke kantin.
5. Coba cari kesibukan lain
Misalnya dengan kita bertanya pada dosen mengenai materi yang sebenarnya memang kita nggak mudeng. Otomatis mau nggak mau kita dituntut untuk nggak ngantuk,..
6. Ini nih cara ala mindoel alias mini (teman saya)
Ketika saya ngantuk pas kuliah PAI (maklum karna jam kuliah jam 3 sore), si mini menyarankan agar bagian bawah alis mata (kelopak mata atas) saya diolesi minyak kayu putih, tapi nggak usah banyak-banyak. Entahlah, saya tidak mengerti alesannya kenapa. Tapi cukup manjur juga kok,. Mungkin karna rangsangan kelopak mata kita dari minyak kayu putih itu memberikan efek berupa kedipan yang terus-menerus karna bagian tersebut sensitif terhadap rangsangan. Apalagi rasanya agak pedes-pedes gimana gitu (bukan pedes cabe). Ya, kalian bisa membayangkan sendiri lah pasti gimana pedesnya ketika kelopak mata kalian diolesi minyak kayu putih?!.. :p
Nah sekian dulu ya info yang saya posting kali ini,. Semoga dapat bermanfaat walaupun tips-tipsnya seuprit,, tapi semoga dapat membantu.
Tapi tetep, jaga etika kita sebagai mahasiswa. Jangan sampe karna dampak ngantuk kita yang lebay itu, dosen menjadi ilfil dan nggak respect sama kita,, kan bahaya tuh kalo kita ngantuk terus-terusan di jam dosen tersebut. Hehehe
Langganan:
Postingan (Atom)




